Imajinasi

Profesor Buckland adalah pakar biologi termasyhur pada awal abad ke 19. Suatu hari ia menjamu tamu-tamunya makan malam. Kebetulan, pada pagi harinya ia baru saja membedah seekor buaya.

“Anda suka rasa sopnya?” yanyanya pada salah seorang tamu setelah sang tamu menghabiskan sopnya.

“Sop penyu, khan? Ini dugaan saya karena warna lemaknya hijau,” kata sang tamu yang juga pecinta makanan pada masa itu.

“Saya pikir ini semacam sop yang rasanya aneh. Tidak terlalu jelas apa rasanya, enak sih enak, tetapi agak asing…,” sahut yang lain ikut menebak.

“Itu memang semua rasa buaya, seperti buaya yang saya bedah tadi pagi dan anda makan sopnya malam ini,” jawab sang Profesor kalem.

Para tamu menjadi gaduh, beberapa orang malahan meninggalkan ruangan dan segera ke kamar kecil.

“Ha…! Lihat apa artinya imajinasi…!” Profesor Buckland berseru. “Jika saya katakan pada para tamu bahwa ini adalah sop penyu atau sop sarang burung, mereka pasti akan mengatakan bahwa sopnya sangat lezat…”

Tak beberapa lama kemudian, salah seorang tamu bertanya hati-hati, “Tapi betulkah ini sop buaya, Prof?”

“Ha…, ha…, ha…, sup buaya…?! Mustahil…! Ini adalah sop daging sapi muda yang lezat…!”

Editor: Smiley…! Betapa hebatnya pkiran berimajinasi dan mengatakan sesuatu yang tidak-tidak.

diposting di suatu hari yang cerah
© Blogjamu DVLP 2009

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: