ALEXA

Dulu memang di Maliq d’Essentials,tapi ibarat ronaldinho yang out dari Barcelona,Satriopun hijrah ke ALEXA..

ada yang sudah lama ngejazz, ada yang beken ngepop dan ada yang ngetop di ranah metal.
Dicampur dengan influence rock seperti Green Day atau Nirvana pada semua personilnya.
 Kira-kira jadinya seperti apa ya, kalau mereka ngumpul jadi satu band?

Dikorek satu persatu, JMono [bass], Jar [drum], Rizky [gitar], Aqi [vokal], dan Satrio [gitar] serempak
 menjawab, “back to basic!” Maksudnya? “Kita kembali kepada musik yang kita sukai ketika pertama kali
ngeband, yakni rock,” celetuk Satrio yang lama menjadi gitaris di band nu-jazz, Maliq d’Essentials,
 saat ditemui RILEKS.COM di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Mengambil dasar dari musik rock yang merupakan influence mereka di awal karir musiknya,
mereka membuat beberapa lagu dan akhirnya bertemu dengan beberapa teman mereka yang
dianggap cocok untuk mendukung musik tersebut. Rizki yang tergabung dalam Manis Sedap
Songwriting Team pada posisi gitar, Fajar drummer Stepforward dan Aqi yang pernah tergabung
dalam Tiket setuju untuk bergabung dalam proyek musik ini.

Rock yang mereka gotong, dikombinasikan dengan feminisme dalam pilihan nama band, ALEXA.
“Ah, itu sekedar keseimbangan saja, karena kita semua laki-laki, pasti akan lebih segar kalau nama
band-nya dari nama perempuan,” celetuk Rizky, mantan vokalis Tiket yang lama menghilang.

Sekedar membedah selera musik personilnya. Satrio mendengarkan segala macam musik tapi
berat ke pop, soul dan Jazz. Sementara Jmono dan Rizky banyak terpengaruh musik yang sama
 dengan Satrio, tapi dengan tambahan musik rock. Kalau Aqi kental dengan Alternative Rock,
sedang Fajar amat menggemari Hardcore-Metal.

September 2007, menjadi titik balik dari pertemanan anak-anak band ini. Alternative Rock
dicanangkan sebagai dasar yang mereka kebut di album pertama bertitil ‘ALEXA’ ini. “Mungkin
cita-cita kita juga sesimpel seperti keinginan kita bermusik, bisa bermusik dengan fun dan pastinya
dapat diterima dengan baik oleh semua orang,” ujar Aqi.

Meski ‘berbahan dasar’ rock, ALEXA toh tetap menyuguhkan power-pop sebaga single pertama lewat
track ‘Jangan Pernah Pergi’. Soal pilihan yang lebih ngepop ini, ALEXA punya alasan, “Lagu ini kita
anggap paling tepat untuk memperkenalkan ALEXA kepada pecinta musik Indonesia,” kilah Satrio.

Jangan berharap musikalitas yang kencang, karena pilihan single kedua nanti, juga dilumuri nuansa
pop yang kental. Mereka menjagokan ‘Kau Khianati’yang up-beat dan sedikit kencang dari vokal.
Juga “DEWI” yang gak kalah fenomenal sama “SEMPURNA”nya ANDRA n The BACKBONE..
Oh ya, mereka sebenarnya memberikan 10 lagu di album ini, tapi ada ‘hidden-track’ sebagai kejutan.
 Apa itu? “Silakan beli CD yang asli,” tukas Rizky, yang kini tak lagi jadi vokalis
>>>Thx to RILEKS.COM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: